Laki-laki
itu sebenarnya makhluk yang stabilitas fisik dan emosionalnya lebih lemah
dibanding perempuan, makanya Tuhan tidak menugaskannya secara kodrati untuk
melahirkan anak, apalagi menyusui.
Ayo,
coba bisa anda bayangkan selama 9 bulan 9 hari (malah ada yang lebih)
mengandung bayi dengan berat beban mulai dari 0 s/d 3 kiloan. Selama itu pula,
anda sering merasa mules, mual, muntah-muntah, bahkan tidak bisa tidur
tengkurap. Hayo!!! Saya malah ingin tahu mana laki-laki pemberani yang merasa
sok hebat dari kemampuan fisik dan emosional perempuan tersebut. Nah...tidak
berani ‘kan? Saya juga…
Laki-laki
juga sebenarnya ditakdirkan untuk menjadi makhluk pengecut. Anda protes?!!
Itulah bukti nyata kalau anda pengecut! Anda bahkan tidak berani alias tidak
terima kalau saya katakan bahwa anda seorang pengecut. Bagaimana?
Jelas
dong, anda berbeda dengan saya. Lha wong saya, kalau anda mau memaki atau
menjelek-jelekin saya sejelek-jeleknya pasti berani saya terima! Asal saja anda
berani mencontohkannya dengan mata kepala anda sendiri. Misalnya anda memaki
bahwa saya jelek, maka silakan anda cukup mencontohkan dengan menjelek-jelekkan
muka anda sendiri kepada saya. Yakinlah, saya pasti tertawa terpingkal-pingkal.
Mudah-mudahan anda mendapat pahala dari perbuatan itu tadi. Amin.
Masya Allah!! Kok
malah ngelantur gini. Ok, kembali ke topik. Ya sudah, jika anda terlahir
sebagai seorang laki-laki itu pasti sudah takdir anda. Tak perlu disesali,
apalagi dirayain. Disyukuri saja. Syukurin!!











0 comments:
Post a Comment